BRMP PH Ikuti Penilaian Perpustakaan Inovatif dan Pustakawan Inspiratif Tahun 2026
Bogor (10/08)- Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) melaksanakan Penilaian Wawancara Pemilihan Perpustakaan Inovatif dan Pustakawan Inspiratif Lingkup Kementerian Pertanian Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Satker lingkup Kementerian Pertanian yang melaksanakan pengelolaan perpustakaan. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dan diikuti oleh 23 finalis Perpustakaan Inovatif dan 12 finalis Pustakawan Inspiratif.
Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho Dharmo Putro, S.Kom., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan juri, panitia, dan para finalis yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan pemilihan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap perpustakaan dan pustakawan yang mampu menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, jelasnya.
Pada tahun 2026 ini, sebanyak 31 perpustakaan mengikuti proses pendaftaran dan seleksi. Dari jumlah tersebut ditetapkan 23 finalis yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Perguruan Tinggi, dan Perpustakaan Sekolah. Sementara itu, untuk kategori Pustakawan Inovatif, sebanyak 29 pustakawan mendaftarkan diri dan setelah melalui proses seleksi sehingga ditetapkan sebanyak 12 orang sebagai finalis.
Eko menjelaskan bahwa pelaksanaan pemilihan ini merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas perpustakaan dan pustakawan di lingkungan Kementerian Pertanian. Selain aspek pengelolaan perpustakaan, penilaian juga diarahkan pada inovasi layanan, kolaborasi, jejaring, prestasi, serta kontribusi terhadap organisasi, termasuk keterlibatan dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian. Perpustakaan inspiratif dan pustakawan inovatif diharapkan bukan hanya unggul dalam pengelolaan perpustakaan maupun kemampuan individu, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih luas bagi organisasi, tambahnya.
Bertindak selaku Ketua Panitia, Widaryono Joko Saputro, dalam pengarahan teknis menjelaskan bahwa penilaian dilakukan melalui presentasi dan wawancara. Setiap finalis diberikan waktu sekitar lima menit untuk melakukan pemaparan dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama kurang lebih sepuluh menit. Melalui sesi tersebut, dewan juri menggali berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki masing-masing finalis, mulai dari inovasi layanan, prestasi, pengembangan jejaring, hingga kontribusi terhadap program strategis Kementerian Pertanian.
Widar juga mengingatkan akan pentingnya peningkatan akreditasi perpustakaan di lingkungan Kementerian Pertanian. Perpustakaan yang telah memperoleh akreditasi B didorong untuk meningkatkan statusnya menjadi akreditasi A, sedangkan perpustakaan yang belum terakreditasi diharapkan segera mengajukan proses akreditasi. BB Pustaka bersedia memberikan pendampingan kepada unit kerja, baik secara daring maupun luring, mendukung upaya peningkatan akreditasi dan kualitas pengelolaan dan layanan perpustakaan, sebutnya. Saat ini, dari sekitar 120 perpustakaan di lingkungan Kementerian Pertanian, sebanyak 41 perpustakaan telah terakreditasi, dengan sebagian besar memperoleh nilai A, tambah Widar lagi.
Pasca akreditasi perpustakaan Balai Pengelola Hasil Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP PH) pada akhir Juli lalu dengan meraih predikat akreditasi A. Ternyata berhasil membawa Perpustakaan BRMP PH masuk nominasi untuk kedua kategori, perpustakaan inspiratif maupun pustakawan inovatif. Ini merupakan bagian dari komitmen semua unsur balai dalam mendukung pelaksanaan layanan balai. Sebagaimana ketetapan dari SPP tahun sebelumnya, bahwa Perpustakaan menjadi salah satu layanan yang mendukung tusi dan kinerja organisasi. Terlebih keunikan layanan perpustakaan Balai tidak hanya buku, akan tetapi juga pengetahuan dan bahkan mewujud menjadi produk, jelas Nuning Nugrahani, Kepala BRMP PH.
Nuning terus mendorong dan mendukung peran aktif dari fungsional di bawah koordinasinya. Menurutnya melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai praktik baik yang dapat menjadi motivasi bagi internal maupun eksternal balai. Berdasarkan informasi dari penyelenggaraan, hasil penilaian dari Pustakawan Inspiratif maupun Perpustakaan Inovatif akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2026. Apapun hasilnya, partisipasi aktif menjadi bagian dari komitmen untuk terus melakukan budaya inovasi, kolaborasi, dan literasi di lingkungan Kementerian Pertanian, tutupnya.